Thursday, 21 August 2014

MALAM INI


malam ini hatiku sepi,
resah gelisah menanti siang,

malam ini hatiku gundah,
bergetar sunyi melawan kelam,

malam ini aku disini,
mengintai rembulan yang bersembunyi dibalik awan hitam,
menghembus sendu membelah sayu,
memohon sedikit sinar menyuluh gelap.

malam ini hatiku sepi,
jemariku laju menaip warkah untuk tetamu,
kerna esok akan ku hujahkan apa yang terbuku,
berharapkan keadilan untuk dia yang membisu,

jangan ditanya apa kurasa,
saat hati ini keras mengatakan benar,
namun mulutku terkunci tak bisa meng iya kan,
kerna aku hanya menurut perintah,
terlalu takut untuk bersuara,

malam ini aku termenung sayu,
apakah bisa mereka dengar rayuan hatiku?
apakah ada simpati pada rintihanku?
apakah lebih baik aku berdiam diri?
ataukah melaung benci itu lebih mulia?

sudah penat mata ini berpura buta,
sudah lali telinga ku tuli,

biarlah aku bicara, terpulang kepada engkau jika tidak ingin mendengat,
apa aku peduli kau rasa apa..

No comments:

Post a Comment

Thank you for your feedback